|
|
|
Kota
Pariaman resmi berdiri sebagai kota otonom pada tanggal 2 Juli2002 berdasarkan Undang-undang
Nomor 12 Tahun 2002 tentang pembentukan kota Pariaman di provinsi Sumatera
Barat[7].
Sebelumnya kota ini berstatus kota administratif dan menjadi bagian dari
kabupaten Padang
Pariaman berdasarkan Peraturan pemerintah Nomor 33 Tahun 1986 yang diresmikan
tanggal 29 Oktober1987 oleh MendagriSoepardjo Rustam
dengan Walikota
pertamanya Drs. Adlis Legan (1987-1993).
Kota
Pariaman terdiri atas empat kecamatan:
Kota
Pariaman memiliki 71 (tujuh puluh satu) Kelurahan/Desa yang tergabung dalam 12
(dua belas) Kenagarian.Sampai tahun 2008 tercatat 2.952 orang pegawai negeri sipil (PNS) yang bekerja di lingkungan
pemerintah kota Pariaman, dengan rincian 54 orang berpendidikan Pasca Sarjana,
1.049 orang Sarjana, 761 orang dengan pendidikan Diploma III, 319 orang D II,
510 orang dengan pendidikan SLTA, 24 orang lulusan SLTP dan 16 orang lulusan
SD.Kota
Pariaman memiliki pantai landai dengan pesona yang indah, saat ini
resort wisata telah dibenahi oleh pemerintah kota setempat dalam usaha
pengembangan sektor pariwisatanya. Objek wisata pantai Pariaman di antaranya
adalah pantai Gandoriah yang berlokasi di depan stasiun kereta api
Pariaman, Pantai Kata di Taluk-Karan Aur, Pantai Cermin di Karan Aur, Pantai
Belibis di Naras dan memiliki Pusat Penangkaran Penyu pertama dan satu-satunya
di Sumatera Barat di Pantai Penyu, Apar, Kec. Pariaman Utara. Selain itu Kota
yang bermotto Sabiduak Sadayuang ini juga memiliki 5 (lima) pulau kecil yang
tak berpenghuni yang tengah dikembangkan sarana dan prasarananya sebagai
destinasi wisata oleh Pemkot Pariaman di antaranya Pulau Angso Duo, Pulau
Kasiak, Pulau Tangah, Pulau Ujung dan Pulau Gosong.
Kota ini juga dikenal dengan pesta budaya tahunan tabuik yang prosesi
acaranya diselenggarakan mulai dari tanggal 1 Muharram sampai pada puncaknya
tanggal 10 Muharram setiap tahunnya. Saat ini terdapat 2 museum rumah Tabuik
yakni Rumah Tabuik Subarang di Jl. Imam Setiap Minggu pagi, Jalan Imam Bonjol salah satu jalan protokol di Kota Pariaman mulai dari Simpang Lapai Cimparuh sampai ke Simpang LLAJ Lama disterilkan dari arus kendaraan untuk kegiatan car free day.
Berikut wisata yang bisa anda kunjungi di kota pariaman :
1.MONUMEN PERJUANGAN TNI ANGKATAN LAUT KOTA PARIAMAN
Kepala Staf TNI Angkatan Laut
(KASAL) Laksamana Ade Supandi berencana akan meresmikan tugu Monumen Perjuangan
TNI Angkatan Laut yang berada di ujung Muaro Pantai Gandoriah, Kota Pariaman.
Peresmian tersebut rencana akan dilaksanakan pada hari Rabu, 8 Maret 2017.
Hal ini disampaikan oleh ketua
panitia peresmian monumen perjuangan TNI AL Pariaman Kolonel laut. Nanang W,
dalam rapat persiapan di Ruang Rapat Walikota Pariaman, Jum’at (27/1).
Ia mengatakan bahwa kedatangan
KASAL ke Kota Pariaman perlu persiapan yang matang bersama Pemerintah Kota
Pariaman sehingga waktu yang singkat tersebut dapat digunakan dengan efektif.
“Kalau tak ada perubahan, KASAL
Laksamana Ade Supandi akan datang pada tanggal 8 Maret 2017, tapi pastinya
setelah Bapak Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman bertemu dengan Bapak KASAL di
Jakarta dalam Minggu depan,” jelasnya.
Rapat Koordinasi persiapan
peresmian monumen tersebut dipimpin langsung oleh Sekdako Pariaman, Indra sakti
dan dihadiri oleh Asisten III Lanefi, Kepala SOPD dan Pejabat Struktural
Lantamal II bertujuan untuk menyatukan pandangan dan konsep pelaksanaan
kegiatan kedatangan KASAL.
“Untuk random acara yang
ditawarkan sebagian besar sama dengan konsep Pemko, namun khusus untuk
pemberian gelar kehormatan (Datuak) pada KASAL perlu di bicarakan dahulu dengan
LKAAM sesuai dengan ketentuan adat,” imbuh Sekdako Pariaman, Indra sakti.
Dalam random acara pada hari “H”
direncanakan KASAL Ade Supandi akan sampai di BIM pada pukul 10.00 dan disambut
langsung oleh Gubernur, Forkopimda Propinsi, Walikota Pariaman dan sampai di
Pariaman jam 11.00 disambut oleh Wakil Walikota, Genius Umar bersama unsur
terkait.
Jam. 11.40 pengukuhan gelar adat
(bila di bolehkan oleh ketentuan adat) dan makan bajamba. 14.00 peresmian monumen
oleh KSAL, 15.40. menuju jalan dan jembatan yang baru selesai dibangun
Pemerintah Kota Pariaman pada tahun 2016 dan rencananya akan diberi nama jalan
Jalesveva Jaya Mahe.
2.TAMAN ANAS MALIKTaman anas malik yang terletak di desa lohong, pariaman tengah, kota pariaman. Taman ini masih menjadi pilihan wisatawan untuk menghabiskan waktu libur mereka. Di taman anas malik ini, wisatawan dapat menikmati rindangnya taman dengan pondok-pondok kecil sebagai rumah bermain.
Tidak hanya itu, ditaman ini pengunjung juga dapat bersepada, yang disediakan oleh jasa rental sepeda. Taman ini juga telah didisign sedemikian rupa agar setiap pengunjung dapat mentgelilingi taman dengan bersepeda.Di taman ini ada sebuah penghargaan yang diberikan oleh Presiden RI ke Kota Pariaman yaitu sebagai kota adipura yang diberikan pada tahun 2013.
3.JEMBATAN GANDORIAH
Jika berkunjung ke Sumatera Barat
jangan lupa berkunjung ke Kota Pariaman. Pariaman sudah lama menjadi tempat
wisata yang selalu ramai pengunjung. Pada tahun belakangan ini Pemerintah Kota
Pariaman telah banyak membangun dan merenovasi tempat objek wisata agar membuat
pengunjung senang dan nyaman berlibur ke Pariaman.
Selain pentas seni dan lapangan bermain di pantai Pariaman ada satu lagi
objek wisata yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan di daerah Sumatera
Barat dan luar daerah Sumatera Barat yaitu Jembatan Lampu Gandoriah.
Pembangunan Jembatan Lampu
Gandoriah ini di mulai kira-kira sejak tahun 2016 dan sudah bisa dilalui oleh
kendaraan sekitar akhir Desember 2016. Ada dua buah jembatan yang di bangun
oleh Pemkot Pariaman ini dan memiliki bentuk dan design arsitektur yang berbeda
namun keduannya memiliki keindahan yang bisa di bilang lebih indah dari objek
wisata lainya karena menjadi tujuan nomor 1 oleh wisatawan saat ini.
Sekarang ini lebih banyak
pengunjung yang datang saat malam hari dibandingkan waktu sebelumnya. Karena
Jembatan Gandoriah memancarkan keindahannya saat malam hari. Tidak hanya
pemandangan di atas jembatan saja namun dilihat dari kejauhan pun jembatan ini
sangat terang dan serasa memanggil untuk dikunjungi.
Tidak hanya pemuda-pemudi saja
yang datang namun juga banyak sekeluarga yang ingin menikmati pemandangan
Jembatan Gandoriah ini. Admin juga penasaran dan mengunjungi objek wisata
tersebut pada malam hari dan mendapat foto pemandangan yang bagus.
4.PENTAS GANDORIAH
Pentas ini beralamat di dekat
pantai gandoriah.Pentas ini biasa digunakan untuk perlombaan seperti pariaman
fashion parade,tabligh akbar pas tahun baru.
5.TAMAN PANTAI GANDORIAH









